Bagaimana menjadi resepsionis yang baik?

Gambar

MENJADI RESEPSIONIS YANG BAIK

images

Resepsionis adalah orang yang bertugas menerima tamu (di suatu perusahaan, hotel, dan kantor). Resepsionis biasanya ditempatkan dibagian depan kantor, ini bertujuan agar tamu yang datang mudah mengetahui cara yang mudah untuk mencari informasi dan juga sebagai gambaran dari suatu perusahaan.

Di suatu perusahaan biasanya terdapat sekretaris yang juga menjadi resepsionis untuk pimpinannya. Tetapi diperusahaan besar biasanya terdapat seseorang khusus yang menjadi resepsionis perusahaan.

Citra perusahaan juga ditentukan oleh resepsionis, meskipun banyak juga faktor lain yang menentukan. Tapi ketika pertama tamu melihat perusahaan dan berkomunikasi dengan resepsionis. Resepsionis tidak hanya harus berwajah cantik, tubuh tinggi semampai, tetapi juga pengetahuan, sikap yang matang dan perilaku yang baik dan benar. Berikut ini adalah hal yang perlu diperhatikan resepsionis ketika menemui tamu/klien:

  1. Jangan terlalu lama membuat tamu menunggu
  2. Memberi salam dan menegur tamu dengan ramah, sopan dan menanyakan keperluan tamu serta     mempersilahkan tamu mengisi kartu atau buku tamu.
  3. Perhatikan kepentingan-kepentingan tamu perusahaan. Jika orang yang hendak ditemui tidak ada atau sedang pergi, tanyakan apakah dia bersedia menunggu (membuat tamu merasa senang apabila terpaksa harus  menunggu)
  4. Apabila pimpinan tidak dapat menerima tamu, berikan penjelasan dengan baik dan jangan sampai menyinggung tamu
  5. Memberikan perhatian kepada setiap tamu dan  segera mengambil keputusan apabila tamu disalurkan ke bagian lain.
  6. Dapat mengarahkan tamu, memberi informasi yang dibutuhkan dan membantu pimpinan dalam melayani serta membuat perjanjian dengan tamu
  7. Sebagai penerima tamu harus dapat menjaga pembicaraan dan  mengerti tentang apa yang boleh dan tidak boleh untuk dibicarakan dengan tamu
  8. Hindari mengunyah permen karet atau makanan kecil saat menghadapi tamu atau saat menerima telepon.
  9. Hindari bergerombol dengan teman kerja anda di meja resepsionis, apabila untuk keperluan yang tidak ada hubungannya dengan pekerjaan.
  10. Menyingkirkan barang-barang yang tidak berhubungan dengan pekerjaan di meja kerja.
  11. Hindari mondar-mandir di ruang tamu dengan sandal atau penampilan yang tidak rapi.
  12. Hindari mengobrol atau bergosip dengan teman kerja anda.

Syarat – syarat menjadi resepsionis yang baik :

  1. KETERAMPILAN 

a.    Keterampilan teknis

Dalam melayani tamu seorang resepsionis harus memiliki kemampuan menggunakan alat-alat pendukung yang ada di meja kerjanya, seperti cara menggunakan komputer dan softwaremya, juga cara menggunakan telepon dan menghubungkanya ke pihak yang bersangkutan di perusahaannya. Mengetahui pengetahuan tentang struktur organisasi dan denah perusahaan.

b.   Keterampilan pribadi Lanjutkan membaca

HUBUNGAN INTERNASIONAL

Standar

HUBUNGAN INTERNASIONAL

HI
A.      Pengertian Hubungan Internasional
Hubungan Internasional adalah hubungan antarnegara / bangsa2 yang tergabung dalam lembaga Internasional.
Biasanya hubungan Internasional antara negara” dilakukan di bidang :
1.       Hubungan ekonomi (biasanya hubungan perdagangan)
2.       Hubungan Sosial (pertukaran pelajar, bantuan bencana alam)
3.       Bidang pertahanan (dikirimnya Tentara Indonesia ke luar negeri)
B.      Tujuan Hubungan Internasional
1.       Untuk kemajuan masing” negara
2.       Dapat meningkatkan kualitas SDM dari masing” negara
3.       Untuk mengetahui batas” wilayah antar negara
4.       Untuk mengadakan kerjasama bidang keamanan dan militer
5.       Untuk menghindari terjadinya konflik antar bangsa

Lanjutkan membaca

PERJANJIAN INTERNASIONAL

Standar

PERJANJIAN INTERNASIONAL

KN-C30095
A.      Pengertian Perjanjian Internasional
Adalah kesepakatan antar negara dibawah ikatan organisasi Internasional, sehingga melahirkan ikatan hukum. Dan negara yang bersangkutan harus menaati perjanjian yang ada.
B.      Pengertian Perjanjian Internasional Menurut Para Ahli
1.       Muchtar Kusumaatmadja
adalah perjanjian antar bangsa yang bertujuan untuk menciptakan akibat hukum tertentu.
2.       Konvensi WINA
Adalah perjanjian antar 2 negara atau lebih yang berakibat hukum tertentu.
C.      Istilah Perjanjian Internasional
1.       Traktal
Perjanjian antar 2 neg. / lebih yang khusus mengenai perjanjian politik & ekonomi saja.
2.       Konvensi
Perjanjian antar lebih dari 2neg. Yang pelaksanaannya diwakili dengan wakilnya masing2.
3.       Protokol

Lanjutkan membaca

PERSEKUTUAN FIRMA

Standar

PERSEKUTUAN FIRMA
1. Pengertian Firma (Fa)
 firmando
·      Firma (dari bahasa Belanda venootschap onder firma ,
·      secara harfiah: perserikatan dagang antara beberapa perusahaan dalam bentuk sebuah persekutuan bisnis untuk menjalankan usaha antara dua orang atau lebih dengan memakai nama bersama. untuk mendapat profit
·      Modal firma berasal dari kekayaan pribadi anggota pendiri, serta laba/ keuntungan dibagikan kepada anggota dengan perbandingan sesuai akta pendirian.
2. Ciri – Ciri Firma
a)  Anggota firma biasanya sudah saling mengenal sebelumnya dan sudah saling mempercayai
b)  Perjanjian suatu firma dapat dilakukan dihadapan notaris
c)  Dalam kegiatan usaha selalu memakai nama bersama
d)  Setiap anggota dapat melakukan perjanjian dengan pihak lain.
e)  Adanya tanggungjawab atas resiko kerugian yang tidak terbatas
– Apabila terdapat hutang tak terbayar, maka setiap pemilik wajib melunasi dengan harta pribadi.
f)   Setiap anggota firma memiliki hak untuk menjadi pemimpin
g)  Seorang anggota tidak berhak memasukkan anggota baru tanpa seizin anggota yang lainnya.
h)   keanggotaan firma melekat dan berlaku seumur hidup
i)    seorang anggota mempunyai hak untuk membubarkan firma
j)    mudah memperoleh kredit usaha

BENTUK- BENTUK INTERAKSI SOSIAL

Standar

BENTUK- BENTUK INTERAKSI SOSIAL Bentuk-bentuk Interaksi Sosial

A.      Kerjasama
Adalah interaksi sosial antara 2orang/ lebih yang mempunyai kepentingan dan dalam waktu yang sama.
  • Macam kerjasama :
1.       Bargaining : tawar- menawar
2.       Cooptasi: penerimaan unsur baru.
3.       Koalisi : bergabungnya 2 kelompok/ lebih untuk mencapai tujuan yang sama.
4.       Joint Venture: kerjasama dalam rangka menyelesaikan proyek yang sama.
5.       Kerukunan: Gotong royong
B.      Akomodasi (Penyesuaian) 
  •  Macam akomodasi :

Lanjutkan membaca